Manfaat Buah Pisang yang Jarang Diketahui

Manfaat Buah PisangPenulis asli: Dr. Rita Megia; Dosen Jurusan Biologi-FMIPA, IPB dan Tunjung Seta; alumnus Jurusan Teknologi Industri Pertanian, IPB, Bogor.

Sejak ratusan tahun lalu, buah pisang (Musa paradisiacal) ternyata telah menjadi bagian diet manusia. Penelitian fosil di Papua Nugini menunjukkan adanya domestifikasi dan budidaya tanaman lebih dari 10.000 tahun yang lalu. Manfaat tanaman pisang terdapat di seluruh bagian tanamannya, yaitu: mulai dari akar untuk obat-obatan, batang untuk rakit dan tali-temali, daun untuk membungkus, dan tentu saja manfaat buah pisang untuk dimakan.

Jika dibandingkan dengan buah lain, buah pisang memiliki tekstur lunak dengan rasa yang lezat. Selain itu, pisang adalah buah yang praktis, mudah dikupas tanpa alat bantu. Buah pisang ini tersedia sepanjang tahun dengan harga terjangkau karena buah ini tidak mengenal musim.

Pisang berasal dari Asia Tenggara, suatu kawasan dengan keanekaragaman jenis yang sangat tinggi. Di Indonesia saja dijumpai sekitar 300 jenis kultiva pisang. Bahasa latin pada buah pisang (Musa) diambil dari nama seorang dokter kerajaan di zaman kaisar Romawi pada tahun 63 – 64 SM. Secara umum, buah pisang sendiri dapat dikelompokkan menjadi 2 golongan besar:

  1. Buah pisang yang dapat langsung dikonsumsi. Contoh kelompok pertama ini antara lain: pisang raja, pisang ambon, atau pisang barangan.
  2. Buah pisang yang perlu diolah terlebih dahulu sebelum dikonsumsi (dikenal dengan istilah plaintain). Contohnya adalah pisang tanduk.

Di banyak negara Afrika, juga sebagian di Papua, Papua Nugini, dan Ternate, plaintain dijadikan sebagai bahan makanan pokok. Jika Anda singgah di rumah makan di Afrika (di Jakarta bisa Anda jumpai di daerah Tanah Abang), anda akan menemukan bahwa pisang tanduk dijadikan sebagai pengganti nasi yang merupakan menu utama dan dimakan dengan lauk pauk lainnya. Sungguh tidak mengherankan jika konsumsi pisang di benua itu sangat tinggi. Di Uganda misalnya, konsumsi pisang per kapita mencapai 243 kg/tahun. Silakan bandingkan dengan konsumsi penduduk Indonesia yang hanya mencapai 5kg/tahun/jiwa.

Cukup 2 Saja untuk Mendapatkan Manfaat Buah Pisang!

Judul tulisan ini bukan slogan Keluarga Berencana, tapi merupakan anjuran bagi penderita darah tinggi (hipertensi) untuk mengkonsumsi dua buah pisang setiap hari. Berdasarkan uji coba di India dan riset di Amerika Serikat, setelah mengkonsumsi 2 buah pisang setiap harinya selama satu minggu, penderita tekanan darah tinggi dapat menurunkan tekanan darahnya sampai 10%. Bahan ajaib apakah yang terkandung dalam buah pisang?

 Kandungan Pisang yang Memberikan Manfaat bagi Kesehatan

Memang banyak manfaat buah pisang. Selain dikonsumsi sebagai bahan makan pokok, masih ada banyak ragam olahan dari buah yang satu ini. Di Indonesia sendiri ada lebih dari 200 resep makanan menggunakan buah pisang sebagai bahan bakunya. Buah pisang juga dapat diolah menjadi pasta atau tepung pisang dan dipakai sebagai “penambah rasa” pada es krim, yoghurt atau susu. Bisa juga dibuat sebagai bir atau saus. Semua itu tidak terlepas dari kandungan gizi buah pisang yang terbilang tinggi.

Kandungan Pisang dan Manfaat Buah Pisang – Buah Pisang Kaya akan Karbohidrat dan Lebih Cepat Diserap Tubuh

Michael Chang - PetenisDari jumlah 100 gram saji, hampir seperempat bagian dari buah pisang dan bahkan hampir sepertiga dari plaintain terdiri atas karbohidrat yang masing-masing dapat memberikan energi sebesar 92 dan 122 kkal (kilokalori). Energi ini dapat dihasilkan dalam jangka waktu singkat jika dibandingkan dengan waktu yang diperlukan untuk mencerna makanan lain.

Karena manfaat buah pisang itulah, sungguh tidak mengherankan jika kita sering melihat para atlet mengkonsumsi pisang sebelum dan sesudah berkompetisi. Misalnya dulu, sering kita saksikan Michael Chang asyik menyantap pisang pada jeda pertandingan tenis. Bukan hanya Michael Chang, Rafael Nadal sang rival Roger Federer pun sering memakan pisang di sela-sela istirahat pertandingan tenisnya.

Hal ini memang dibutuhkan oleh para olahragawan yang memerlukan sejumlah besar glukosa dalam darah dalam waktu singkat agar dapat mempertahankan aktivitas otot-ototnya dalam durasi yang lama. Jelaslah dari sini bahwa buah pisang bermanfaat untuk olahragawan (manfaat buah pisang untuk olahraga).

Kandungan Pisang dan Manfaat Buah Pisang – Buah Rendah Lemak yang Cocok Untuk Menu Diet

Selain kandungan karbohidrat yang tinggi, buah pisang juga kaya akan vitamin (A, B1, B2, B6, dan C) serta mineral (potasium dan sodium) dengan kadar lemak yang rendah. Karena kadar lemaknya yang rendah itu, buah pisang juga menjadi salah satu buah yang disarankan untuk para orang tua dan mereka yang berbobot super.

Berikut ini adalah manfaat buah pisang yang dapat diperoleh dari vitamin-vitamin yang terkandung di dalamnya:

  • Vitamin A bermanfaat untuk kesehatan mata, dan vitamin B berperan dalam reaksi-reaksi penghasilan energi. Kekurangan vitamin B (tiamin) dapat menyebabkan poluineuritis akibat terganggunya transmisi saraf yang kekurangan energi.
  • Vitamin B2 (riboflavin) dan B6 berperan penting dalam proses metabolisme tubuh. Kekurangan riboflavin dapat menyebabkan gejala kulit rusak, saraf motorik terganggu juga kelainan pada darah.
  • Sementara vitamin B12 merupakan vitamin yang sangat kompleks molekulnya dan berperan untuk menjaga agar sel-sel tubuh berfungsi secara normal, terutama saluran pencernaan, sistem saraf, dan sumsum tulang. Sedangkan vitamin C berfungsi sebagai antioksidan yang berperan sebagai senyawa penangkal radikal bebas penyebab munculnya sel-sel kanker.

4 Manfaat Buah Pisang yang Tersembunyi

Kandungan Pisang

Manfaat Buah Pisang untuk Mengatasi Hipertensi dan Masalah Pencernaan

Selain cocok sebagai menu diet rendah lemak, buah pisang juga sangat bermanfaat untuk mereka yang mengalami masalah pencernaan seperti ulkus peptik, in coeliac disease, dan in colitis. Beberapa komponen penting dalam pisang bersifat sebagai angiotensin-converting enzyme (ACE) inhibitors. Enzim ini mengatur pelepasan angiotensin-2 yang merupakan substansi penyebab meningkatnya tekanan darah melalui kontraksi pembuluh darah.

Kalium yang terkandung dalam buah pisang dapat mengontrol tekanan darah dalam tubuh. Dalam 100 gram buah pisang matang, tersimpan 400 mg kalium. Kalium merupakan salah satu mineral yang dapat menurunkan tekanan darah. Begitu juga dengan magnesium yang selain dapat menurunkan tekanan darah juga mampu mengatasi denyut jantung yang tidak teratur. Sementara itu, kromium dalam buah pisang merupakan suatu mikronutrisi yang mampu mendorong aktivitas-aktivitas enzim dalam metabolisme glukosa untuk energi dan sintesis asam lemak serta kolesterol.

Manfaat Buah Pisang sebagai Antiradang

Daging buah pisang sangat lembut serta mengandung lemak dan menjadikan minyak buah ini mudah untuk dicerna tanpa menimbulkan masalah. Di dalam perut, buah pisang mampu melapisi dinding usus dan berfungsi sebagai anti radang yang dapat mempercepat penyembuhan. Manfaat buah pisang juga mampu melapisi, menyejukkan, dan menyembuhkan peradangan lambung yang serius.

Tidak heran jika banyak dokter spesialis anak yang menyarankan pisang sebagai buah pertama yang dikenalkan pada bayi saat mereka mulai mengkonsumsi makanan padat. Saat diolah menjadi jus, buah pisang dapat menetralkan refluks asam-asam hidrolik yang terasa di bagian tenggorokan dan menetralkan panas dalam. Jus pisang juga dapat membantu penyembuhan hiatal hernia dengan cara menekan bagian perut yang masuk ke rongga dada ke posisi semula.

Manfaat Buah Pisang sebagai Penangkal Leukimia

Penelitan dari University Of California yang dilakukan oleh Marilyn Kwan membuktikan bahwa mengkonsumsi  buah pisang secara rutin dapat menurunkan resiko terkena leukemia.Efek ini terlihat nyata jika buah pisang dikonsumsi secara teratur 4-6 kali dalam seminggu sampai bayi berusia dua tahun.

Pisang juga mampu menjadi benteng pertahanan serangan leukemia sejak dini karena kaya akan antioksidan (vitamin C) dan potasium. Menurut Kwan, potasium yang yang merupakan kandungan buah pisang juga dapat menurunkan peluang mutasi dan menstabilkan DNA.

Manfaat Buah Pisang – Minim Kandungan Toksis dan Antinutrisional

Sebagai bahan makan pokok, plaintain juga memiliki beberapa keunggulan dibadingkan dengan bahan makanan pokok lainnya. Beberapa bahan makanan pokok sebagai sumber karbohidrat sering mengandung senyawa yang berpotensi toksis dan mengandung faktor-faktor antinutrisional. Misalnya, ubi jalar mengandung cyanogenik dan kentang mengandung glikoalkaloid.

Pisang dan plaintain tidak mengandung bahan-bahan seperti itu dalam jumlah yang berarti. Sebaliknya, buah pisang mengandung serotonin, dopamine dan bahan amina biogenik lain dalam jumlah besar. Seperti yang diketahui, senyawa-senyawa itu berperan besar dalam menimbulkan perasaan tenang dan nyaman. Jadi tidak mengherankan jika kita sering merasa rileks setelah memakan buah pisang.

Setelah membaca artikel berikut di atas, saya yakin anda sekarang sudah lebih mengerti dan memahami manfaat buah pisang. Sekaranglah saatnya anda bertindak, konsumsi cukup dua pisang dalam sehari. Kapan lagi kalau bukan sekarang, hehehe. Good day.

About rowyna
Saya adalah orang yang menyenangi bahasan tentang kesehatan. Saya memang bukan dokter melainkan hanya seseorang yang ingin berbagi. Semoga tulisan-tulisan saya dapat bermanfaat bagi anda. Terima kasih :)

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You might also likeclose